pagi ini bangun tidur aku nonton berita salah satu tv swasta tentang seorang anak kecil berusia sekitar 7 atau 8 tahun yang menderita HIV/Aids, tubuhnya kurus, hanya kulit membalut tulang kecilnya. Anak itu dirawat disebuah rumah sakit dimedan. Miris hatiku ketika kudengar anak itu menderita HIV/AIDS sejak masih dalam kandungan dan diketahui positif AIDS setelah berusia 5 tahun, anak itu yatim piatu, ia hanya ditunggui oleh kedua kakaknya yang juga masih kecil, berusia antara 10 - 12 tahun. Ibu anak2 itu meninggal 2 bulan lalu karena menderita penyakit yang sama, ayahnyapun telah meninggal 2 tahun lalu.
Miris hatiku ketika mengetahu mereka yatim piatu, darimana mereka bisa mendapatkan uang untuk membiayai pengobatan adik mereka yang terbaring lemah dirumah sakit?
menurut pihak rumah sakit saat ini biaya pengobatan anak itu ditanggung oleh direktur rs tersebut, saat ini yang dapat diberikan oleh pihak rumah sakit hanya dapat memberikan vitamin dan imun tambahan untuk memperkuat kondisi si anak, akankah ia sembuh?? hanya Tuhan yang tau
yang lebih membuatku miris kakak2 anak itu ga berani pulang kerumah dikampungnya yang jauh dari kota medan, mereka takut diusir oleh warga kampungnya yang ga terima keberadaan mereka dikampung itu. apalagi ini????? apa karena mereka anak2 dari penderita HIV/AIDS dan mereka pun kemungkinan tertular penyakit itu lalu mereka dikucilkan juga?? kurang menderita apalagi mereka?? mereka masih terlalu kecil untuk menyandang beratnya beban kehidupan tanpa orang tua dan keluarga yang mereka sayangi.
dunia ini terlalu kejam untuk anak2 seusia mereka. apakah ada orang yang memikirkan masa depan anak2 itu setelah kematian orang tua mereka, tanpa virus HIV/AIDS aja pasti sulit banget untuk mereka, apalagi jika mereka benar2 mengidap penyakit itu.
apakah mereka akan sekolah seperti anak2 lain??
akankah mereka dapat hidup bahagia seperti anak2 lain yang memiliki orang tua??
atau mereka harus berjuang ekstra keras untuk dapat bertahan hidup???
aku yakin disekitar kita banyak sekali anak2 yang bernasib kurang lebih sama dengan anak2 ini, tapi adakah yang peduli dengan mereka?? atau mereka hanya akan jadi beban bagi masyarakat disekitarnya???
ga perlu bertanya pada negara atau pemerintah atau memberikan beban ini kepada negara untuk menanggung anak2 seperti itu, tapi kita harus bertanya pada diri kita sendiri apa yang sudah kita perbuat untuk mereka??
sudahkah cara2 yang dilakukan pemerintah untuk memerangi HIV/AIDS efektif untuk menekan penyebaran virus ini di Indonesia?
apa jadinya bila HIV/AIDS terus berkembang dinegara ini dan menggerogoti kehidupan anak2, generasi masa depan Indonesia?? akan jadi apa Indonesia nantinya???
Miris hatiku ketika mengetahu mereka yatim piatu, darimana mereka bisa mendapatkan uang untuk membiayai pengobatan adik mereka yang terbaring lemah dirumah sakit?
menurut pihak rumah sakit saat ini biaya pengobatan anak itu ditanggung oleh direktur rs tersebut, saat ini yang dapat diberikan oleh pihak rumah sakit hanya dapat memberikan vitamin dan imun tambahan untuk memperkuat kondisi si anak, akankah ia sembuh?? hanya Tuhan yang tau
yang lebih membuatku miris kakak2 anak itu ga berani pulang kerumah dikampungnya yang jauh dari kota medan, mereka takut diusir oleh warga kampungnya yang ga terima keberadaan mereka dikampung itu. apalagi ini????? apa karena mereka anak2 dari penderita HIV/AIDS dan mereka pun kemungkinan tertular penyakit itu lalu mereka dikucilkan juga?? kurang menderita apalagi mereka?? mereka masih terlalu kecil untuk menyandang beratnya beban kehidupan tanpa orang tua dan keluarga yang mereka sayangi.
dunia ini terlalu kejam untuk anak2 seusia mereka. apakah ada orang yang memikirkan masa depan anak2 itu setelah kematian orang tua mereka, tanpa virus HIV/AIDS aja pasti sulit banget untuk mereka, apalagi jika mereka benar2 mengidap penyakit itu.
apakah mereka akan sekolah seperti anak2 lain??
akankah mereka dapat hidup bahagia seperti anak2 lain yang memiliki orang tua??
atau mereka harus berjuang ekstra keras untuk dapat bertahan hidup???
aku yakin disekitar kita banyak sekali anak2 yang bernasib kurang lebih sama dengan anak2 ini, tapi adakah yang peduli dengan mereka?? atau mereka hanya akan jadi beban bagi masyarakat disekitarnya???
ga perlu bertanya pada negara atau pemerintah atau memberikan beban ini kepada negara untuk menanggung anak2 seperti itu, tapi kita harus bertanya pada diri kita sendiri apa yang sudah kita perbuat untuk mereka??
sudahkah cara2 yang dilakukan pemerintah untuk memerangi HIV/AIDS efektif untuk menekan penyebaran virus ini di Indonesia?
apa jadinya bila HIV/AIDS terus berkembang dinegara ini dan menggerogoti kehidupan anak2, generasi masa depan Indonesia?? akan jadi apa Indonesia nantinya???

2 komentar:
Met gabung di K-Blopert :D
ok thx.....
Posting Komentar